Redaksi7.id, TUBAN – Persatu Tuban kembali mengajukan diri menjadi tuan rumah fase grup babak 32 besar Liga 4 Piala Gubernur Jatim Kapal Api musim kompetisi 2025-2026. Laskar Ronggolawe yang tergabung dalam grup BB akan bersaing dengan Triple’s Kediri, Nganjuk Ladang, dan Pasuruan United.
Sesuai jadwal yang telah dirilis, laga perdana babak 32 besar Liga 4 ini direncanakan berlangsung pada 5 Januari 2026. Namun, hingga kini PSSI Jawa Timur masih belum menunjukan tuan rumah masing-masing grup.
Manajer Persatu Tuban, M. Abdul Rohman, mengatakan bahwa pengajuan tuan rumah kembali dilakukan setelah jadwal pertandingan resmi diumumkan. Optimisme Persatu dilandasi oleh keberhasilan dalam menggelar pembukaan di Stadion Tuban Sport Center (TSC) pada Minggu, 7 Desember 2025 lalu.
Selain itu, selama menjadi tuan rumah pada penyisihan Grup C, pelaksanaan pertandingan berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif sesuai regulasi yang berlaku. Hal tersebut menjadi kepercayaan tersendiri bagi Persatu Tuban untuk kembali mengajukan diri sebagai tuan rumah di babak 32 besar.
“Doakan semoga Persatu Tuban kembali dipercaya sebagai tuan rumah,” ujarnya.
Rohman menegaskan bahwa Stadion Tuban Sport Center juga telah memenuhi standar yang ditetapkan. Lebih dari itu, fasilitas penerangan stadion juga cukup memadai dan dapat digunakan untuk pertandingan malam hari maupun saat hujan turun di sore hari.
Baca Juga:
Tak hanya dari sisi fasilitas, panitia pelaksana Persatu Tuban juga mendapat apresiasi dari pihak iLeague atau Liga Nusantara terkait kualitas siaran langsung pertandingan. Dimana, live streaming pada laga-laga Grup C Liga 4 Jatim dinilai lebih jernih dan memiliki kualitas gambar yang baik.
“Kepercayaan itu akan terus kami jaga. Kami siap jika kembali dipercaya sebagai tuan rumah dan akan berupaya memberikan yang terbaik agar kompetisi berjalan lancar,” jelas Rohman.
Pria asal kelahiran Tuban itu berharap dukungan dari para suporter, masyarakat Kabupaten Tuban, serta seluruh pihak terkait terus mengalir untuk mengawal kemajuan Persatu Tuban.
Menurutnya, Persatu merupakan klub dengan sejarah panjang dalam perjalanan sepak bola di Bumi Ronggolawe dan menjadi milik seluruh masyarakat Tuban.
“Jangan lelah untuk terus berkarya dan mencintai Persatu,” harapnya.
Lebih lanjut, Manajemen Persatu Tuban juga berharap gairah sepak bola di Kabupaten Tuban terus tumbuh dan berkembang, terlebih setelah Persatu Tuban berhasil finis sebagai runner-up Grup C. Tingginya antusiasme pencinta Persatu dinilai sebagai kekuatan besar yang harus dijaga bersama.
“Mari bersama-sama menjaga prestasi Persatu demi kemajuan sepak bola di Kabupaten Tuban,” pungkasnya.(sav/dif)

















