TUBAN – Laga lanjutan Liga 2 musim 2024/2025 antara Persela Lamongan melawan Persewar Waropen gagal digelar, Minggu sore (1/12/2024). Tim berjuluk Kepiting Papua tidak dapat hadir, lantaran terkendala transportasi.
Berdasarkan informasi, Panitia Pelaksana (Panpel) pertandingan sudah berkomunikasi aktif dengan Persewar. Hal tersebut dilakukan terkait dengan persiapan penjemputan dan lain sebagainya. Namun, hingga kini tim Persewar belum tiba untuk melakukan persiapan.
“Persewar Waropen tidak hadir H-2, H-1, dan Match Day di kota pertandingan (Kabupaten Tuban),” kata Match Commissioner Hendra setiawan dalam Emergency Meeting yang digelar Panpel Persela Lamongan VS Persewar Waropen, Minggu (1/12/2024).
“Kedua,Tim Persewar Waropen tidak menghadiri kegiatan resmi dalam rangkaian pertandingan, yaitu Match Coordination Meeting yang telah kita laksanakan bersama, kemudian Pree Match Press Conference yang sudah dijadwalkan kemarin,” sambungnya sesuai rekaman yang dikirim ke wartawan.
Lebih dari itu, tim Persewar Waropen mendadak mengajukan penundaan atau perubahan jadwal pertandingan kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB). Namun, surat permohonan baru itu disampaikan sehari sebelum pertandingan digelar, yaitu Sabtu (30/11/2024).
“Memberikan informasi bahwa dikarenakan terkendala tiket penerbangan, tim Persewar Waropen tidak dapat menghadiri pertandingan melawan Persela Lamongan,” ungkap Hendra.
Baca Juga:
“Bahwa pertandingan yang semula dijadwalkan pada hari Minggu 1 Desember 2024 di Stadion Tuban Sport Center untuk dirubah menjadi hari Senin 2 Desember 2024,” lanjutnya.
Namun, permohonan penundaan jadwal langsung ditolak LIB, dikarenakan telah memasuki proses pertandingan. Selanjutnya, LIB meminta Persewar Waropen untuk tetap berupaya hadir dan melaksanakan pertandingan sesuai jadwal serta berkoordinasi dengan tuan rumah.
“Semalam LIB memberikan tanggapan. LIB tidak mengabulkan permohonan tersebut dan meminta Persewar Waropen untuk tetap berupaya melaksanakan pertandingan sesuai dengan kemampuan, sesuai jadwal yang ditetapkan,” terang Hendra.
Persewar Waropen dipastikan gagal menghadiri pertandingan sesuai jadwal. Sebab, hingga kini Persewar belum tiba di Kabupaten Tuban. Keputusan hasil pertandingan serta sanksi untuk Persewar diserahkan sepenuhnya kepada LIB.
“Hasil emergency meeting ini akan segera saya kirim ke LIB untuk agar segera bisa ditindaklanjuti,” tutupnya.(dif)

















