TUBAN – Seorang penjaga hutan di Desa Tluwe, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, dibacok petani. Korban mengalami luka robek pada bagian kepala sehingga harus mendapat perawatan medis dokter rumah sakit.
Korban pembacokan adalah Sudarman (50) KRPH Tluwe, BKPH Parengan Selatan, KPH Parengan. Sementara pelaku diketahui bernama Heri Istono (48) warga Desa Tluwe, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban.
“Korban saudara S umur 50 tahun, pekerjaan karyawan Perhutani,” kata Kasat Reskrim Polres Tuban AKP Dimas Robin Alexander, Jumat pagi (7/2/2025).
Pembacokan bermula setelah orang tua korban dilarang untuk menanam cabai di lahan Perhutani. Padahal, area petak 49 itu sudah hampir 3 tahun dimanfaatkan pelaku dan orang tuanya untuk bercocok tanam, jagung atau cabai.
“Masalahnya sendiri korban menegur pelaku untuk tidak mengharap di lahan Perhutani,” Jelas Dimas kepada wartawan.
Merasa sakit hati, pelaku mendatangi korban yang sedang berada di warung Bu Tirem. Sempat terjadi cek-cok antar keduanya. Pelaku yang emosi kemudian membacok korban menggunakan sebilah parang.
Baca Juga:
“Luka-luka korban di kepala dan tangan, luka robek akibat senjata tajam,” bebernya.
Melihat korban terkapar berlumuran darah, pelaku segera pergi. Selanjutnya, korban ditolong warga dengan dilarikan ke RSUD Sosodoro Djatikusumo Bojonegoro.
“Korban sekarang masih dirawat di rumah sakit Bojonegoro,” imbuhnya.
Pelaku berhasil diamankan Tim Jatanras Satreskrim Polres Tuban. Guna kepentingan penyelidikan, pelaku beserta barang bukti diamankan ke Mapolres Tuban.(dif)

















