TUBAN – Aditya Halindra Faridzky atau Mas Lindra kembali memimpin Partai Golkar Tuban untuk ketiga kalinya. Bupati Tuban itu terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI yang berlangsung di Hotel Mustika, Rabu (6/8/2025).
Di bawah kepemimpinannya, Mas Lindra menargetkan peningkatan perolehan kursi legislatif. Jika sebelumnya Golkar hanya mendapat 20 kursi di DPRD Tuban, maka ke depan ditargetkan naik 35 kursi.
Selanjutnya untuk DPRD Provinsi Jawa Timur, politisi kelahiran 15 April 1992 itu menargetkan 3 kursi, naik dari sebelumnya 2 kursi. Sedangkan di DPR RI, targetnya tetap mempertahankan 2 kursi seperti perolehan pada pemilu 2024 lalu
“Insyaallah untuk Pilkada Tuban kami juga akan tetap mengusung kader Golkar sendiri,” tegasnya.
Pada kesempatan itu, Mas Lindra juga menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia, dan Ketua DPD Golkar Jatim, Ali Mufthi kepada dirinya untuk kembali menahkodai Golkar Tuban.
“Alhamdulillah, Ketum dan Ketua DPD Jatim memberikan restu untuk saya melanjutkan kepemimpinan di Golkar Tuban. Ini bukan tugas ringan, tapi amanah yang harus saya jawab dengan prestasi dan karya nyata,” tuturnya.
Baca Juga:
Selanjutnya, usai Musda, Mas Lindra akan segera membentuk kepengurusan DPD baru, dilanjutkan dengan Muscam di tingkat kecamatan dan musyawarah di tingkat desa. Konsolidasi organisasi ini bakal menjadi modal menghadapi kontestasi politik 2029 dan 2031 mendatang.
‘Kami juga akan maksimalkan potensi kader yang saat ini banyak menduduki posisi strategis,” paparnya.
Berdasarkan pantauan, Musda Golkar ke-XI berjalan aman dan lancar. Acara dibuka langsung oleh Ketua DPD Golkar Jawa Timur, Ali Mufthi. Turut hadir politisi Partai Golkar yang kini menjabat sebagai anggota DPR RI, yaitu Ibunda Lindra, Haeny Relawati Rini Widyastuti dan Eko Wahyudi.
“Dari awal hanya Mas Lindra yang mendaftar sebagai calon ketua. Setelah laporan pertanggungjawaban diterima tanpa catatan, seluruh pemilik suara menyatakan dukungan penuh secara aklamasi,” terang Ketua Panitia Musda, Suratmin.
Sementara itu, Ketua DPD Golkar Jatim, Ali Mufthi menyebut, Musda Tuban sebagai pijakan awal konsolidasi besar partai di Jawa Timur.
“Tuban jadi awal yang baik. Dari sini kita perkuat partai agar makin dekat dengan rakyat,” ucap Ali.
Anggota Komisi V DPR RI itu menegaskan pentingnya memperkuat nilai “Karya Kekaryaan”, disiplin organisasi, dan membangun ketokohan kader melalui kepedulian nyata.
“Kalau masyarakat merasakan manfaat dari karya kader Golkar, partai ini akan selalu dicintai,” ujarnya.(sav/dif)

















