TUBAN – PT PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-Awar berkomitmen mendukung pembangunan berkelanjutan melalui program rumah berbahan Fly Ash Bottom Ash (FABA).
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu mengoptimalkan limbah hasil pembakaran batubara untuk bahan konstruksi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Pelaksanaan program Rumah FABA diawali di Desa Kaliuntu, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, yang merupakan Ring 1 operasi PT PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-Awar.
Program Rumah FABA merupakan bagian dari komitmen PLN Nusantara Power terhadap masyarakat sekitar. Tujuannya tidak hanya memberikan manfaat sosial, tetapi juga mempromosikan potensi dan keunggulan FABA dalam konstruksi dan pembangunan.
Dalam pelaksanaan program Rumah FABA, PLN Nusantara Power menggandeng TNI AD dan masyarakat sekitar. Kolaborasi ini menciptakan kebersamaan erat dalam membangun hunian yang lebih layak dan nyaman bagi warga yang membutuhkan.
Kepala Desa Kaliuntu Murtadho menyampaikan apresiasinya kepada PLN Nusantara Power dan Kodim 0811 Tuban. Inovasi pemanfaatan FABA sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Program Rumah FABA menjadi salah satu program unggulan PT PLN (Persero) dalam mendorong pemanfaatan limbah menjadi produk dan material konstruksi pembangunan. FABA berhasil dimanfaatkan sebagai bahan utama dalam inovasi produksi batako dan paving block.
Baca Juga:
FABA juga berhasil dimanfaatkan menjadi substitusi semen dalam material campuran beton bertulang untuk pembangunan rumah. Pemanfaatan ini membuka peluang baru bagi solusi konstruksi yang lebih ramah lingkungan, ekonomis, dan berkelanjutan.
Senior Manager PT PLN Nusantara Power UP Tanjung Awar-Awar Yunan Kurniawan menyampaikan bahwa perusahaan akan terus berupaya mengoptimalkan potensi FABA dan menciptakan inovasi baru.
“Kami berupaya mengoptimalkan potensi dan menciptakan inovasi, dengan semangat kebersamaan untuk kehidupan yang lebih layak dan Sejahtera,” katanya.(dif)

















