Redaksi7.id, TUBAN – Sebanyak empat orang terdiri dari dua laki-laki dan dua wanita terdeteksi positif narkoba jenis sabu-sabu saat Operasi Pemulihan Kampung Rawan Narkotika Terpadu, Jumat pagi (7/21/2025).
Kegiatan deteksi dini itu digelar Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tuban dengan melakukan tes urine di empat lokasi berbeda. Operasi dilaksanakan serentak seluruh Indonesia oleh jajaran BNN, sesuai arahan Kepala BNN Republik Indonesia.
Hal tersebut dilakukan sebagai langkah nasional dalam memperkuat upaya pemulihan kawasan rawan narkotika. Dalam operasi tersebut, BNNK turut menggandeng Satnarkoba Polres Tuban, Subdenpom V/2-4 Tuban, dan Satpol PP Kabupaten Tuban.
Kegiatan tes urine menyasar wilayah yang teridentifikasi memiliki tingkat kerawanan terhadap penyalahgunaan narkoba. Tes urine dilakukan terhadap sejumlah orang yang diduga terindikasi menyalahgunakan narkoba.
Berdasarkan hasil tes urine, terdapat empat orang dinyatakan positif mengonsumsi narkotika jenis amphetamine (sabu). Mereka terdiri dari dua laki-laki dan dua wanita. Selanjutnya, keempat orang tersebut diamankan ke Kantor BNNK Tuban untuk dilakukan asesmen dan pendalaman lebih lanjut.
Kepala BNN Kabupaten Tuban, AKBP Bagus Hari Cahyono, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kepala BNN RI dalam pelaksanaan Operasi Pemulihan Kampung Rawan Narkotika Terpadu di seluruh Indonesia.
Baca Juga:
“Dari hasil tes urine di empat lokasi, ditemukan empat orang yang positif amphetamine dan saat ini sedang dilakukan asesmen di kantor BNNK Tuban,” ujar AKBP Bagus.
BNNK Tuban bersama instansi terkait terus memperkuat sinergi dalam pelaksanaan Program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika) serta mendorong peran aktif masyarakat dalam mendukung terwujudnya Tuban Bersih Narkoba (Bersinar).(sav/dif)

















