Ratusan Pamter Bantu TNI-Polri Amankan Pengesahan Warga SH Terate, Konvoi Ditindak Tegas

Redaksi7

Ketua Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Tuban, Lamidi mengikuti rapat koordinasi.

TUBAN – Ratusan Pamter diterjunkan membantu TNI-Polri mengamankan pengesahan warga baru perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Tuban. Petugas melarang adanya konvoi yang bisa memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Tuban, AKBP William Cornelis Tanasale dalam rapat koordinasi bersama pengurus cabang SH Terate di gedung Sanika Satyawada Mapolres Tuban, Kamis sore (03/07/2025).

Turut hadir mendampingi Kapolres Tuban adalah Dandim 0811 Tuban Letkol Inf, Dicky Purwanto, dan Kepala Bakesbangpol Tuban, Yudhi Irwanto. Selain itu rapat koordinasi juga diikuti oleh Pejabat Utama Polres Tuban, para Kapolsek, Danramil jajaran, Ketua Cabang SH Terate, Lamidi, serta para Ketua Ranting PSHT se-Kabupaten Tuban.

“Diharapkan rapat ini dapat memberikan kontribusi besar dalam pelaksanaan Pengesahan warga baru nantinya,” ucap Tanasale.

Mantan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak itu berpesan, keamanan dan ketertiban masyarakat saat pelaksanaan pengesahan warga baru perguruan silat bukan hanya tugas dari TNI-Polri namun juga merupakan tanggung jawab bersama.

Dalam kegiatan pengesahan nantinya diharapkan tidak ada kejadian maupun gesekan baik sesama maupun antar perguruan terlebih dengan masyarakat yang dapat menggangu stabilitas Kamtibmas.

“Ini yang harus kita cegah dan antisipasi bersama,” pesannya.

Dalam kesempatan itu AKBP Tanasale menegaskan bahwa Polres Tuban bersama Kodim 0811 berkomitmen menjaga dan melindungi kepentingan umum serta memelihara Kamtibmas dari segala gangguan yang dapat menimbulkan rasa ketakutan dan ketidaknyamanan masyarakat.

“Kami tidak akan mentolerir kegiatan-kegiatan diluar kesepakatan pada sore hari ini,” tegasnya.

Menurutnya apabila nanti saat pelaksanaan kegiatan ditemukan dari kelompok manapun yang melakukan provokasi maupun membuat keributan yang berdampak terhadap kepentingan masyarakat umum akan diberikan tindakan tegas baik secara administrasi maupun pidana.

Perwira polisi kelahiran Ambon itu berharap kejadian gesekan maupun pertikaian terkait perguruan silat yang terjadi di kota lain tidak terjadi di kabupaten Tuban.

“Mari kita bersama-sama menjaga ketertiban yang sudah terjamin di kabupaten Tuban hingga saat ini” ujarnya.

Kapolres Tuban mengimbau kepada seluruh oknum perguruan silat yang tidak terlibat dalam kegiatan agar tetap tinggal dirumah. Ia menegaskan dan melarang adanya konvoi dari para penggembira yang bisa memicu gangguan Kamtibmas.

“Kalau masih ada yang nekat melakukan konvoi, akan Kami tindak tegas,” tuturnya.

Sementara itu Ketua SH Terate Cabang Tuban menyampaikan ucapan terimakasih kepada jajaran Polres Tuban atas digelarnya rapat koordinasi yang bertujuan untuk kelancaran pelaksanaan pengesahan warga baru.

Pihaknya juga menegaskan tidak menginginkan adanya penggembira datang saat pelaksanaan kegiatan sakral itu, lebih lanjut ia mendukung pihak kepolisian untuk menindak tegas apabila ada oknum tidak berkepentingan yang tetap memaksa hadir dalam kegiatan nanti.

“Saya setuju jika ada saudara-saudara kami yang nekat mengadakan konvoi untuk ditindak,” ucap Lamidi.

Dalam paparan yang disampaikan oleh Hariyanto selaku ketua Pamter, sebanyak 1314 warga baru dari 22 ranting akan berangkat menuju padepokan untuk disahkan.

Keberangkatan masing-masing ranting menggunakan kendaraan roda empat tertutup menuju padepokan dengan dikawal aparat Kepolisian setempat.

Dalam pengaman nanti, sebanyak 500 orang Pamter akan diturunkan untuk membantu pihak kepolisian baik dilokasi pengesahan maupun di titik-titik Penyekatan.

Sementara itu dari paparan yang disampaikan Kabag Ops Polres Tuban, Kompol Muhammad Faqih, pihaknya akan menurunkan sebanyak 1.393 personel gabungan TNI Polri dan instansi terkait untuk mengamankan kegiatan pengesahan tersebut.

Polres Tuban sendiri menyiapkan sebanyak 550 personel dibantu pasukan Brimob Polda Jatim sebanyak 2 SSK sebanyak 200 personel, dari Kodim 0811 sebanyak 100 personel, Dinas perhubungan sebanyak 20 personel, Satpol-PP dan Damkar sebanyak 20 personel dan 500 orang dari Pamter.

Selain di lokasi pengesahan, personel tersebut juga akan ditempatkan di sejumlah titik-titik penyekatan serta di jalan utama maupun jalur alternatif.(sav/dif)

Ekbis

Ekbis

UTSG Tuban Diprotes Pengusaha Lokal, Lelang Kendaraan dan Alat Berat Tidak Transparan

TUBAN – Proses lelang barang milik PT United Tractors Semen Gresik (UTSG) di Kabupaten Tuban, menuai protes. Lelang puluhan kendaraan ...

Ekbis

Hotel Bintang 4 Pertama Hadir di Tuban, Utamakan Kenyamanan Pengunjung

TUBAN – Hotel bintang 4 terbaik hadir di Kabupaten Tuban. Masyarakat maupun wisatawan Bumi Wali kini memiliki pilihan baru untuk ...

Ekbis

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, SIG Bantu Pembuatan Pasar Tradisional di Tuban

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban terus membuktikan komitmennya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, utamanya di desa-desa ...

Ekbis

SBI Pabrik Tuban Raih Penghargaan Industri Hijau 2024

Jakarta – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) menjadi satu-satunya pabrik semen yang mendapat penghargaan Industri Hijau dari Kementerian Perindustrian ...

Ekbis

Pasar Sapi Sepi Dampak Wabah Virus PMK Kembali Menyebar

TUBAN – Kembali merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) membuat Pasar Hewan Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, sepi. ...

EkbisWarna Warni

Tuban Fair 2024 Dimulai, Hari Jadi ke-731 Kabupaten Tuban Semakin Meriah

Tuban – Tuban Fair Tahun 2024 di GOR Rangga Jaya Anoraga Kabupaten Tuban resmi dimulai, Rabu (6/11/2024) sore. Acara yang ...

Leave a Comment