TUBAN – Sebanyak 24 mahasiswa gabungan organisasi HMI dan GMNI berunjuk rasa di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tuban, Rabu siang (3/9/2025).
Mereka menuntut DPR RI membatalkan kenaikan tunjangan dan fasilitas anggota dewan serta mengusut tuntas kasus driver Ojol, Affan Kurniawan yang tewas ditabrak kendaraan Brimob. Aksi damai tersebut dijaga ketat ratusan aparat kepolisian.
“Segera sahkan RUU perampasan aset untuk berantas korupsi, yang kelima pecat wakil rakyat yang toksik, dan juga benahi seluruh institusi publik,” papar Ketua HMI Cabang Tuban, Agus Siswanto, usai menggelar aksi.
Selain isu nasional, para mahasiswa juga mengusung tuntutan terkait masalah lokal. Terdapat dua tuntutan, yaitu evaluasi kembali pengadaan kendaraan dinas baru inspektorat Kabupaten Tuban senilai 2,2 Milyar serta mengevaluasi tunjangan perumahan rakyat bagi anggota DPRD.
“Untuk dua tuntutan lokal ini akan selalu kami kawal sampai tuntas,” tegas Agus Siswanto kepada wartawan.
Dalam aksi ini mahasiswa ditemui langsung Ketua DPRD, Sugiantoro bersama sejumlah anggota dewan lainnya. Massa yang awalnya berorasi di gerbang timur, diterima masuk halaman kantor DPRD setempat.
Baca Juga:
Berdasarkan pantauan, para wakil rakyat bersama mahasiswa dan aparat kepolisian sempat duduk bersama di lantai teras kantor DPRD. Mereka terlibat dialog dan mahasiswa menyampaikan seluruh tuntutannya.
Aksi diakhiri dengan penanda tanganan tuntutan mahasiswa oleh Ketua DPRD Tuban. Pihak legislatif memastikan mendukung seluruh tuntutan dan ke depan akan melibatkan perwakilan mahasiswa dalam pembahasan evaluasi kebijakan pemerintah.
“Kita akan menindaklanjuti tujuh hari ke depan berkaitan dengan evaluasi yang berkenaan dengan kebijakan-kebijakan yang ada di pusat akan segera diberikan rekomendasi, berkenaan dengan kebijakan daerah akan kita segera mengevaluasinya bersama dengan eksekutif,” tandasnya.
Unjuk rasa mahasiswa ini mendapat pengamanan ketat dari aparat kepolisian. Meski massa hanya sekitar 24 orang, namun Polres Tuban menerjunkan sebanyak 470 personil gabungan, termasuk mendatangkan Brimob Polda Jatim.
“Jumlah 470 personil, gabungan polres Tuban sama Brimob satu kompi, kata Kasi Humas Polres Tuban, IPTU Siswanto saat dikonfirmasi wartawan.(sav/dif)

















