Ribuan Suporter Mengamuk Rusak Stadion, Laga Persela VS Persijap Dihentikan

Redaksi7

Suasana saat kericuhan terjadi dalam laga Persela VS Persijap.

TUBAN – Laga Persela Lamongan melawan Persijap Jepara di Stadion Tuban Sport Center Kabupaten Tuban, Selasa sore (18/2/2025) berakhir ricuh. Ribuan suporter tuan rumah merangsek masuk lapangan pertandingan dan berbuat anarkis.

Berdasarkan pantauan redaksi7.id, pertandingan awalnya berjalan aman dan lancar. Persela yang membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya bermain menyerang.

Namun, Persela harus bermain dengan 10 pemain sejak awal babak pertama setelah penjaga gawang Bima Koto diganjar kartu merah. Kalah jumlah pemain membuat Laskar Joko Tingkir harus kebobolan di menit 31 melalui kaki Risalvo Candodo.

Tertinggal 0-1, Persela berusaha mengejar ketertinggalan. Namun, sejumlah peluang yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol. Bahkan, tim tamu beberapa kali mengancam gawang Persela.

Memasuki menit 78, puluhan suporter tiba-tiba turun dari tribun. Mereka merangsek masuk lapangan pertandingan. Hal tersebut memicu ribuan suporter lain turut serta.

Tak hanya sekedar memasuki area terlarang, para suporter juga menyerang pemain, official, serta perangkat pertandingan. Banyaknya suporter tak mampu dihalau petugas keamanan yang kalah jumlah.

Kondisi ini membuat suporter semakin bringas. Mereka terus mengamuk, merusak fasilitas stadion dan melakukan pembakaran material di tengah lapangan. Akibatnya, hampir seluruh fasilitas stadion rusak parah.

Terkait kerusakan Stadion Tuban Sport Center, pihak Persela Lamongan berjanji akan bertanggung jawab. Kericuhan diduga dipicu kekecewaan suporter yang menaruh harapan tinggi terhadap Persela yang terancam gagal lolos babak selanjutnya.

“Ini dipicu kekecewaan suporter karena harapan mereka yang tinggi. Terkait kerusakan stadion ini pastinya kita akan bertanggung jawab,” kata Presiden Klub Persela Lamongan Fariz Julinar Maurisal usai kericuhan.

Beruntung kericuhan berhasil diredam aparat kepolisian. Para suporter digiring keluar stadion, lalu dikawal kembali ke daerah asal masing-masing.

“Memang tadi terjadi insiden namun bisa kita kendalikan, alhamdulillah bisa kita amankan semua, dari wasit dan pemain bisa kita amankan semua,” terang Kapolres Tuban AKBP Oskar Syamsuddin

Akibat kericuhan itu laga Persela Lamongan VS Persijap Jepara harus dihentikan. Belum ada keputusan apakah pertandingan akan dihentikan atau dilanjutkan lain waktu.(dif)

Ekbis

Ekbis

UTSG Tuban Diprotes Pengusaha Lokal, Lelang Kendaraan dan Alat Berat Tidak Transparan

TUBAN – Proses lelang barang milik PT United Tractors Semen Gresik (UTSG) di Kabupaten Tuban, menuai protes. Lelang puluhan kendaraan ...

Ekbis

Hotel Bintang 4 Pertama Hadir di Tuban, Utamakan Kenyamanan Pengunjung

TUBAN – Hotel bintang 4 terbaik hadir di Kabupaten Tuban. Masyarakat maupun wisatawan Bumi Wali kini memiliki pilihan baru untuk ...

Ekbis

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, SIG Bantu Pembuatan Pasar Tradisional di Tuban

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban terus membuktikan komitmennya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, utamanya di desa-desa ...

Ekbis

SBI Pabrik Tuban Raih Penghargaan Industri Hijau 2024

Jakarta – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) menjadi satu-satunya pabrik semen yang mendapat penghargaan Industri Hijau dari Kementerian Perindustrian ...

Ekbis

Pasar Sapi Sepi Dampak Wabah Virus PMK Kembali Menyebar

TUBAN – Kembali merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) membuat Pasar Hewan Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, sepi. ...

EkbisWarna Warni

Tuban Fair 2024 Dimulai, Hari Jadi ke-731 Kabupaten Tuban Semakin Meriah

Tuban – Tuban Fair Tahun 2024 di GOR Rangga Jaya Anoraga Kabupaten Tuban resmi dimulai, Rabu (6/11/2024) sore. Acara yang ...

Leave a Comment