Rica Belalang Pedas, Menu Favorit Khas Pedesaan

Redaksi7

Belalang hidup yang hendak dibersihkan bulu, kaki dan kotoran perutnya.

Tuban – Bagi anda pecinta kuliner ekstrem, mungkin perlu mencicipi menu favorit khas masyarakat pedesaan Kkabupaten Tuban. Selama musim penghujan, rica-rica belalang pedas menjadi makanan paling diburu pecinta kuliner. Dipadu racikan bumbu tradisional, serangga herbivora itu terasa maknyus banget, apalagi disantap bareng nasi hangat.

Salahsatu penyedia kuliner rica-rica belalang adalah Warung CS Dewe di jalan Al Falah Desa Kembangbilo, Kabupaten Tuban. Meski sederhana. Tempat nongkrong ini tidak pernah sepi dan selalu menjadi jujukan pecinta kuliner khas pedesaan. Banyak menu kuliner tradisional disiapkan, namun rica-rica belalang menjadi favorit pelanggan.

“Tiap hari ada, tapi kalau gak musim ya gak masak,” ujar pemilik Warung CS Dewe, Suparti., kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Belalang tidak sulit diperoleh selama musim penghujan, karena jumlahnya melimpah di alam bebas. Selain melakukan perburuan sendiri, pedagang juga mendapat kiriman belalang hidup dari para pemburu dengan harga Rp60.000 per botol air mineral besar.

Sebelum dimasak, belalang terlebih dahulu harus dibersihkan sayap, kaki, serta kotoran dalam tubuhnya. Setelah itu belalang digoreng sampai kering, lalu ditumis bersama racikan bumbu tradisional. Proses peracikan bumbu ini yang membedakan rasa masakan belalang di setiap warung.

“Belalangnya dimasak rica-rica, pedas, asin, asam. Tapi bisa request gak pedas,” jelas ibu anak satu itu.

Penggemar rica-rica belalang pedas cukup banyak. Dalam sehari, Warung CS Dewe mampu menjual sedikitnya 50 bungkus rica-rica belalang. Harga dipatok cukup terjangkau yaitu Rp10.000 per mika.

“Jualnya per mika 10ribu. Sehari bisa sampai 30-50 mika,” ungkap Suparti saat ditemui wartawan di dapur warungnya sambil menggoreng belalang.

Dipadu nasi hangat atau nasi jagung, gurihnya belalang dipadu racikan bumbu tardisional terasa maknyus banget. Belalang memiliki rasa gurih mirip udang. Bahkan bagi penikmatnya, serangga herbivora ini dianggap lebih lezat dan mengandung protein tinggi.

“Rasanya enak, gurih, pedas, cocok untuk orang-orang yang suka pedas. Tinggi protein juga. Paling enak dimakan sama nasi masih hangat, nasi jagung malah lebih enak,” tandas Penikmat rica-rica belalang Warung CS Dewe, Syaiful.(dif)

Ekbis

Ekbis

UTSG Tuban Diprotes Pengusaha Lokal, Lelang Kendaraan dan Alat Berat Tidak Transparan

TUBAN – Proses lelang barang milik PT United Tractors Semen Gresik (UTSG) di Kabupaten Tuban, menuai protes. Lelang puluhan kendaraan ...

Ekbis

Hotel Bintang 4 Pertama Hadir di Tuban, Utamakan Kenyamanan Pengunjung

TUBAN – Hotel bintang 4 terbaik hadir di Kabupaten Tuban. Masyarakat maupun wisatawan Bumi Wali kini memiliki pilihan baru untuk ...

Ekbis

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, SIG Bantu Pembuatan Pasar Tradisional di Tuban

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban terus membuktikan komitmennya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, utamanya di desa-desa ...

Ekbis

SBI Pabrik Tuban Raih Penghargaan Industri Hijau 2024

Jakarta – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) menjadi satu-satunya pabrik semen yang mendapat penghargaan Industri Hijau dari Kementerian Perindustrian ...

Ekbis

Pasar Sapi Sepi Dampak Wabah Virus PMK Kembali Menyebar

TUBAN – Kembali merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) membuat Pasar Hewan Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, sepi. ...

EkbisWarna Warni

Tuban Fair 2024 Dimulai, Hari Jadi ke-731 Kabupaten Tuban Semakin Meriah

Tuban – Tuban Fair Tahun 2024 di GOR Rangga Jaya Anoraga Kabupaten Tuban resmi dimulai, Rabu (6/11/2024) sore. Acara yang ...

Leave a Comment