TUBAN – Ronggolawe Press Solidarity (RPS) Tuban menggelar pelatihan jurnalistik dan Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) bagi pelajar. Mereka roadshow ke sejumlah sekolah di wilayah Kabupaten Tuban.
Roadshow diawali dari Madrasah Aliyah (MA) Al Hidayah Kecamatan Jenu, Senin (16/2/2204). Pelatihan diikuti sebanyak 40 peserta perwakilan sekolah setingkat SMA sederajat di wilayah Kecamatan Jenu. Diantaranya MA Manbail Futuh, SMA Manbail Huda, dan SMK Manbail Futuh.
Dalam pembukaan hadir pula sejumlah perusahaan pendukung pelatihan jurnalistik dan pemanfaatan AI di wilayah Kecamatan Jenu. Antara lain, PLN Nusantara Power, PT Solusi Bangun Indonesia (SBI), Pertamina Rosneft Pengolahan dan Petrokimia (PRPP) dan PT Trans Pasific Petrochemical Indotama (TPPI).
Kepala MA Al Hidayah Jenu M. Hisyam mengucapkan terimakasih pada RPS dan perusahaan pendukung yang telah melaksanakan pelatihan. Ia berharap ilmu yang disampaikan dapat bermanfaat bagi para peserta.
‘’Semoga memberikan ilmu yang bermanfaat, ikuti dengan serius tapi santai, semoga pulang nanti membawa manfaat,’’ ujarnya.
Sementara itu perwakilan perusahaan pendukung yang diwakili Ario Patra dari PT SBI mengatakan bahwa AI adalah sesuatu yang baru. Para peserta diminta untuk mencermati dan memahami materi yang diberikan.
Baca Juga:
‘’Bagaimana kita faham dan bisa memanfaatkan kecerdasan buatan ini. Namun kita tidak boleh bergantung pada AI,’’ pesan Ario.
Menurut Ario, AI yang berada di dunia maya bisa dimanfaatkan atau diekstraksi dan dimanfaatkan dalam dunia nyata. AI cukup penting karena akan ketemu dengan hal-hal baru yang bisa menunjang kehidupan manusia.
‘’Kalau belum faham tanyakan pada narasumber sampai faham. Semoga pelatihan ini lancar dan bermanfaat,’’ katanya.
Atas terselenggaranya kegiatan ini Ketua RPS Khoirul Huda mengucapkan terimakasih pada MA Al Hidayah Jenu karena bersedia menyediakan tempat untuk kegiatan.
‘’Terimakasih juga atas support dari perusahaan-perusahaan yang ada di Jenu. Kami tidak bisa membalas apa-apa. Hanya beribu terimakasih atas supportnya dalam mendukung teman-teman RPS berbagi pengalaman kepada para siswa tentang AI dan jurnalistik ini,’’ ucapnya.
Dijelaskan Huda, materi jurnalistik dan pemanfaatan AI dipilih karena dapat menjadi media edukasi. Hal itu sejalan dengan fungsi pers, yakni pendidikan atau edukasi. Selain dua fungsi lain sebagai kontrol sosial dan hiburan.
RPS setiap tahun memberi edukasi dan mendidik generasi muda untuk menjadi generasi yang lebih baik. Edukasi tersebut terkait dengan dunia jurnalistik misalnya bagaimana teknis menulis dan pemanfaatan teknologi serta edukasi literasi dan digital. Termasuk pelatihan kali ini tentang pemanfaatan AI.
‘’Gunakan AI dengan baik, karena ibarat pedang bermata dua, AI mau digunakan untuk apa tergantung yang menggunakan,’’ urainya.
Jika pemanfaatannya salah, AI bisa menjadikan siswa malas, karena bisa mencari atau menyelesaikan tugas sekolah dari sana. Karena itulah edukasi tentang penggunaan AI perlu diberikan.
‘’Tapi semoga tidak, karena AI hanya sebagai alat bantu, jangan sampai pendidikan suram gara-gara ini. Karena hanya alat bantu, maka gunakan sebagai pendukung, jangan bergantung dan manfaat dengan baik dan benar,’’ katanya.(dif)

















