TUBAN – Ring Road atau Jalan Lingkar Selatan Kabupaten Tuban kembali rusak dan mengancam keselamatan masyarakat. Perbaikan aspal jalan secara darurat yang dilakukan Pemkab Tuban itu hanya berumur sehari.
Berdasarkan pantauan, kerusakan jalan terparah berada di Desa Prunggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Kondisi jalan hancur, bergelombang, lapisan aspal terkelupas, sehingga menyusahkan tanah urukan.
Sebelumnya, jalur nasional itu sempat ditutup selama 3 hari. Selain rusak parah, kondisi jalan dapat mengancam keselamatan pengendara. Bahkan, sejumlah truk sempat terjebak, bannya terperosok hingga harus dievakuasi.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Tuban IPDA Rizky Dwi membenarkan adanya kerusakan Ring Road. Namun, kerusakan yang kini terjadi masih relatif aman dan dapat dilewati kendaraan angkutan berat.
“Sementara tetap lewat situ dulu, nanti apabila jalan rusaknya semakin parah, kami masukan kembali ke dalam kota sembari perpanjangan lampu hijau di trafic light yang menuju arah Semarang,” katanya, Senin (5/5/2025).
Selanjutnya, pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan dinas terkait guna penanganan lebih lanjut. Polisi juga menghimbau pengguna jalan, khususnya kendaraan besar untuk lebih berhati-hati saat melintasi Ring Road.
Baca Juga:
Dikonfirmasi terkait kerusakan Ring Road, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman (PUPR PRKP) Tuban Agung Supriyadi menjelaskan bahwa, perbaikan sebelumnya hanya bersifat darurat. Metode yang digunakan adalah tambal Sulam dengan aspal hot mix, lantaran tingginya volume kendaraan yang melintas.
“Kemarin itu saran dari pihak Dishub dan Polres Tuban perbaikan harus segera dilakukan karena mengingat jalan lingkar yang padat,” ucap Agung melalui pesan WhatsApp.
Agung mengungkapkan, perbaikan permanen dengan menggunakan cor beton direncanakan akan dilelang pada bulan Mei 2025.
“Perbaikan permanen dengan cor beton akan dilelang pada bulan ini,” Pungkasnya.(hri/dif)

















