Redaksi7.id, TUBAN – Peresmian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Prambontergayang, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban dihadiri Wakil Ketua DPRD Tuban serta jajaran Forkopimca setempat, Sabtu (29/11/2025).
Politikus yang memiliki nama lengkap Lutfi Firmansyah itu meminta seluruh pihak turut mensukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program unggulan Presiden Prabowo tersebut memiliki tujuan baik, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.
Peluncuran SPPG Prambontergayang ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pita oleh jajaran Forkopimca Soko. Turut hadir tenaga kesehatan, Pemerintah Desa Prambontergayang, lembaga pendidikan penerima manfaat, serta tokoh masyarakat setempat.
SPPG Prambontergayang berada di bawah naungan Yayasan Kasih Harum Bersinar. Dapur MBG ini dijadwalkan mulai beroperasi pada Senin, 1 Desember 2025.
Namun, pada minggu pertama ini dapur hanya akan mendistribusikan sebanyak 1.066 paket makanan bergizi, dengan jumlah yang akan terus bertambah setiap pekannya.
Dalam sambutannya, Kepala SPPG Prambontergayang, Khoirul Amin menyampaikan program MBG merupakan komitmen nyata pemerintah untuk memastikan setiap anak Indonesia tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Baca Juga:
“Melalui program ini, kita tidak hanya menyediakan makanan, tetapi juga menanamkan nilai pentingnya gizi seimbang, kebersihan, dan gotong royong,” tuturnya.
Amin mengatakan, sebagai pengelola SPPG pihaknya memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan seluruh proses, mulai dari perencanaan menu, pengolahan makanan hingga distribusi, berjalan sesuai standar gizi dan keamanan pangan.
“Kami juga terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari sekolah, puskesmas, UMKM penyedia bahan pangan hingga masyarakat, agar program ini tidak hanya berjalan baik, tetapi juga berkelanjutan,” katanya.
Ia menambahkan, keberhasilan program MBG tidak hanya diukur dari jumlah makanan yang disalurkan, tetapi dari dampaknya terhadap kesehatan dan semangat belajar anak-anak.
“Mari kita jadikan program Makan Bergizi Gratis ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan gerakan bersama untuk masa depan bangsa yang lebih kuat dan sehat,” ungkapnya.
Sementara itu, Camat Soko, Sucipto, menyebut MBG merupakan program Asta Cita pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden, Prabowo Subianto–Gibran Rakabuming Raka dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Salah satu caranya melalui pemenuhan gizi yang cukup bagi anak-anak, ibu hamil dan ibu menyusui,” imbuhnya.
Ia meminta seluruh pihak untuk terus memberi dukungan, baik berupa masukan maupun kritik yang membangun, agar pelaksanaan program MBG ke depan semakin sempurna.
“Silahkan disampaikan langsung kepada pengelola SPPG jika ada hal-hal yang sekiranya perlu dievaluasi,” pesannya.
Wakil Ketua DPRD Tuban, Lutfi Firmansyah, menegaskan bahwa sebagai wakil rakyat sekaligus kader partai, dirinya memiliki tanggung jawab untuk mendukung dan menyukseskan pelaksanaan program MBG di Kabupaten Tuban.
“Kita diberi tugas oleh Bapak Presiden, semua kader partai harus merangkul seluruh elemen untuk bahu-membahu menyukseskan program prioritas pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis,” tegasnya.
Menurut Lutfi, pemenuhan gizi seimbang merupakan hak seluruh anak bangsa. Ia berharap ke depan semakin banyak SPPG yang berdiri di Tuban agar jangkauan program MBG semakin luas dan merata.
“Kami berharap program SPPG ini terus meluas dan menjangkau seluruh sekolah di Kabupaten Tuban,” pungkasnya.(sav/dif)

















