Redaksi7.id, TUBAN – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sobontoro, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban resmi beroperasi, Rabu pagi (5/11/2025).
Peresmian dan launching dapur milik Yayasan Patriot Perjuangan Nusantara itu ditandai dengan pemotongan pita dan tumpeng bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Tambakboyo.
Pada tahap awal beroperasi, dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berlokasi di Jalan Nasional Tuban-Semarang KM 30 itu akan melayani sebanyak 1.404 penerima manfaat. Mencakup anak usia PAUD, TKP, siswa jenjang TK hingga SMA, serta ibu hamil, ibu menyusui dan balita.
Namun, seiring waktu berjalan, jumlah penerima manfaat akan terus ditingkatkan secara bertahap. Penambahan berlangsung sambil melihat kesiapan relawan dapur dalam menyiapkan makanan.
Pembina Yayasan Patriot Perjuangan Nusantara, Rima Melasari menjelaskan, kegiatan launching ini merupakan bagian dari tahap persiapan sebelum dapur beroperasi penuh. Pihaknya sengaja mengundang berbagai elemen masyarakat untuk melihat langsung kesiapan dan penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
“Kita undang semua pihak supaya mereka bisa melihat kondisi, persiapan, dan SOP sesuai petunjuk BGN,” terangnya.
Baca Juga:
Rima mengatakan, keberadaan SPPG merupakan kepanjangan tangan pemerintah dalam memberikan pelayanan pemenuhan gizi bagi anak-anak sekolah. Ia mengaku siap menerima setiap kritik dan saran positif sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan.
“Kami selalu terbuka terhadap kritikan maupun masukan demi meningkatkan kualitas MBG,” ungkapnya.
Selain mendukung program MBG, kehadiran SPPG juga diharapkan mampu berkontribusi dalam mengurangi angka pengangguran dan menggerakkan ekonomi lokal melalui penyerapan bahan baku.
“Kami berharap pelaksanaan program ini benar-benar bermanfaat dan diterima dengan baik oleh masyarakat,” kata Rima.
Sementara itu, Danramil Tambakboyo, Kapten Arm Teguh Hari Bowo menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menyukseskan program MBG yang digulirkan pemerintah. Program ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pemenuhan gizi anak dan mewujudkan generasi Indonesia emas di masa depan.
“Kami sangat mendukung program ini (MBG) karena selaras dengan upaya menciptakan generasi yang lebih sehat, kuat, dan berkualitas,” ujarnya.
Teguh menyebut, pihaknya akan berperan aktif dalam mengawasi keamanan dan kelayakan pangan, mulai dari pengadaan bahan baku, proses pengolahan, hingga pendistribusian makanan ke sekolah.
“Sebelum didistribusikan ke sekolah, semua menu makanan akan dicek terlebih dahulu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tuturnya.(sav/dif)

















