TUBAN – Seorang pria tewas tertimpa gubuk kayu miliknya sendiri di area persawahan Dusun Juwet, Desa Magersari, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban, Rabu pagi (21/5/2025).
Mayat korban ditemukan warga sudah dalam kondisi membusuk di bawah reruntuhan bangunan yang ambruk. korban yang diketahui bernama Darkan (48) itu diduga kuat tertimpa material genteng dan kayu.
Berdasarkan informasi, kematian korban diketahui pertama kali oleh warga yang sedang bekerja di sawah. Mereka mencium bau menyengat diantara reruntuhan gubuk kayu milik korban.
“Kebetulan di Desa Magersari hari ini dalam bulan-bulan ini musim panen, jadi banyak warga aktifitas di sawah,” kata Perangkat Desa Magersari Hadi kepada wartawan.
“Dari warga mencium bau yang aneh, kebetulan disitu ada gubuk posisinya roboh. Gubuk yang berbentuk rumah kecil dengan atap genteng. Setelah dibuka bareng-bareng ternyata disitu ada mayat Pak Darkam,” lanjutnya.
Posisi mayat korban tertelungkup dan tertimbun puing-puing genteng. Sementara tak jauh dari mayat korban terdapat seperangkat peralatan tukang.
Baca Juga:
“Posisi mayat tertelungkup, jadi kemungkinan kerobohan. Gubuk itu, atap genteng kan agak berat,” beber Hadi.
Peristiwa itu segera dilaporkan perangkat desa, lalu diteruskan ke Polsek Plumpang. Korban diketahui sebatang kara, jadi keberadaannya selama 3 hari menghilang tidak membuat siapapun curiga.
“Berdasarkan keterangan dari warga sekitar, Darkan memang diketahui hidup sebatang kara dan mengalami keterbatasan komunikasi karena tuna wicara,” terang Kapolsek Plumpang AKP Suganda.
Hasil pemeriksaan medis, petugas tidak menemukan tanda-tanda bekas penganiayaan pada mayat. Selanjutnya, korban langsung dimakamkan warga di area pemakaman desa setempat.(sav/dif)

















