TUBAN – Armada truk pengangkut sampah milik Pemerintah Kabupaten Tuban kurang layak beroperasi. Beberapa kendaraan mengalami kerusakan, khususnya bagian bak yang berlubang, sehingga menyebabkan sampah jatuh berceceran di jalan raya.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, truk pengangkut sampah dengan kondisi berlubang itu sempat melintasi jalan raya di kawasan Kelurahan Kebonsari, Kabupaten Tuban. Sampah yang jatuh melalui lubang bak truk mengancam keselamatan warga dan pengguna jalan.
“Sampah tersebut kececeran di jalan terutama sampah rumah tangga, dan sampah tersebut hampir mengenai saya mas,” kata seorang pengguna jalan Mifta, Senin (10/3/2025)
Dikonfirmasi terpisah Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan B3 Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Kabupaten Tuban Arwin Mustofa mengatakan, pihaknya akan segera menangani permasalahan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa anggaran untuk peremajaan bak truk sampah telah tersedia. Namun proses pengadaan barang mengalami kendala akibat perubahan sistem elektronik.
“Saat ini, Pemerintah Kabupaten Tuban memiliki 76 kontener. Tahun lalu, sebanyak 41 unit mengalami kerusakan, baik ringan maupun berat. Dari jumlah tersebut, sekitar 30 unit sudah diperbaiki,” jelas Arwin.
Ia menambahkan bahwa sebagian besar bak truk sampah yang mengalami kerusakan telah berusia sekitar enam tahun. Untuk peremajaan, pemerintah mengalokasikan dana dari APBD sebesar Rp200 juta.
Baca Juga:
“Seharusnya perbaikan truk yang rusak sudah dimulai pada Februari lalu, tetapi karena ada perubahan sistem, prosesnya mengalami kendala,” terangnya.
Kondisi ini menimbulkan keluhan dari masyarakat, mengingat sampah yang berserakan dapat mencemari lingkungan dan mengganggu pengguna jalan. Warga berharap pemerintah segera mengambil tindakan untuk memperbaiki armada truk sampah yang rusak agar kejadian serupa tidak terulang.(hri/dif)

















