Redaksi7.id, TUBAN – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk berpartisipasi mendukung peningkatan edukasi masyarakat. Salah satunya melalui penyelenggaraan sosialisasi kesadaran hukum berlalu lintas, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), dan Objek Vital Nasional (Obvitnas).
Sosialisasi yang digelar di Rumah Kreatif Tuwuh Mendhiri, Kabupaten Tuban itu diikuti sebanyak 80 peserta. Mereka merupakan perwakilan masyarakat dan karyawan kontraktor PT Solusi Bangun Indonesia Pabrik Tuban. Diantaranya, Desa Glondonggede, Merkawang, Sawir, Karangasem, Mliwang, dan Kedungrejo.
Angka kecelakaan sepanjang tahun 2025 tercatat mencapai 1.083 kejadian. Jumlah tersebut menurun 1,8 persen dibanding tahun 2024 sebelumnya yang mencapai 1.103 kejadian. Sementara Angka fatalitas atau korban meninggal dunia tahun pada tahun 2025 tercatat 169 jiwa, turun 10,6% dari tahun 2024 sebanyak 189 jiwa.
Pemateri sosialisasi dari Polres Tuban, Aiptu Darmadi mengatakan bahwa masyarakat harus terus bahu-membahu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi risiko.
”Kesadaran terhadap potensi atau risiko bahaya itu berlaku di manapun kita berada, maka fokus itu sangat penting. Begitu juga dengan aktivitas komunikasi. Saat ini Negara memiliki UU ITE yang menjadi acuan dalam aktivitas di dunia maya. Karena itu, kita juga harus memahami bagaimana misalnya bijak bermedia sosial agar terhindar dari konflik yang tidak perlu, apa lagi terancam tindak pidana,” kata Darmadi.
Senada, General Affair & Community Relations Manager Solusi Bangun Indonesia Pabrik Tuban, M. Yunani Rizzal menyatakan dukungan Perusahaan terhadap upaya edukasi untuk menumbuhkan dan meningkatkan kesadaran hukum di Kabupaten Tuban.
Baca Juga:
“Kolaborasi antara Solusi Bangun Indonesia dan Polres Tuban merupakan bentuk sinergi dan kepedulian bersama akan pentingnya menjaga kondisi keselamatan dan keamanan dalam segala macam aktivitas masyarakat sehari-hari. Semoga, sosialisasi ini dapat membantu untuk terus menurunkan angka kecelakaan, serta meningkatkan keamanan dan kesadaran diri masyarakat ke depan,” ujar M. Yunani Rizzal.(sav/dif)

















