Warga Panik Pemukiman Dilanda Kebakaran Hebat Gara-gara Sampah

Redaksi7

Kobaran api mengamuk di pemukiman warga Kelurahan Kutorejo, Kabupaten Tuban.

Tuban – Hati-hati jangan membakar sampah sembarangan. Apalagi musim kemarau, kondisi cuaca panas membuat lingkungan sekitar kering dan mudah terbakar hanya dengan tersulut api kecil.

Seperti yang terjadi di Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Tuban, Kabupaten Tuban, Rabu (18/9/2024) siang. Pemukiman padat itu dilanda kebakaran hebat. Besarnya kobaran api disertai kepulan asap hitam membuat warga sekitar panik ketakutan.

“Diduga sumber kebakaran itu adalah adanya bekas pembakaran sampah yang dilakukan pemilik rumah,” ujar Kapolsek Tuban, AKP Budi Friyanto, kepada wartawan di lokasi kejadian.

Sebelumnya diketahui, pemilik rumah bernama Yusuf Hernowo, sedang membakar sampah dan daun-daun kering. Setelah beberapa lama, bara api ditinggal pergi tanpa mengecek sudah padam atau belum.

“Waktu itu dilihat diduga sudah mati, kemudian ditinggal dan gak ada yang menjaga. Kemudian dapat informasi ada kebakaran,” jelas perwira dengan 3 balok di pundaknya itu.

Cuaca panas dan hembusan angin kencang membuat api dengan cepat meluas. Hanya hitungan menit, kebakaran telah merembet ke bangunan rumah milik Nabila Baagil yang berada di samping kanannya.

Proses pemadaman dipersulit akses jalan menuju lokasi. Sempitnya gang membuat petugas Damkar harus menerjunkan 2 unit armada roda 3 serta dibantu 3 fire truck dan 2 water supply. Meski demikian, petugas dibantu warga berhasil memadamkan api hanya dalam waktu 20 menit.

“Karena tempat sempit kami bawa pemadam roda tiga yaitu tosa. Dibantu water supply PU dan BPBD serta 3 armada dari Mako,” jelas Kabid Pemadam Kebakaran Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tuban, Sutaji.

Dalam kebakaran itu dua rumah terbakar, yaitu rumah Yusuf Hernowo dan sebagian bangunan rumah Nabila Baagil. Selain itu sebuah mobil milik yusuf juga ludes dilalap api dna sepeda motor milik tetangga.

“Yang terbakar 1 mobil, 1 pompa desel, dan 1 sepeda motor. Untuk kerugian belum bisa dihitung. Ini masih proses pembasahan,” imbuh Sutaji.(dif)

Ekbis

Ekbis

UTSG Tuban Diprotes Pengusaha Lokal, Lelang Kendaraan dan Alat Berat Tidak Transparan

TUBAN – Proses lelang barang milik PT United Tractors Semen Gresik (UTSG) di Kabupaten Tuban, menuai protes. Lelang puluhan kendaraan ...

Ekbis

Hotel Bintang 4 Pertama Hadir di Tuban, Utamakan Kenyamanan Pengunjung

TUBAN – Hotel bintang 4 terbaik hadir di Kabupaten Tuban. Masyarakat maupun wisatawan Bumi Wali kini memiliki pilihan baru untuk ...

Ekbis

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, SIG Bantu Pembuatan Pasar Tradisional di Tuban

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban terus membuktikan komitmennya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, utamanya di desa-desa ...

Ekbis

SBI Pabrik Tuban Raih Penghargaan Industri Hijau 2024

Jakarta – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) menjadi satu-satunya pabrik semen yang mendapat penghargaan Industri Hijau dari Kementerian Perindustrian ...

Ekbis

Pasar Sapi Sepi Dampak Wabah Virus PMK Kembali Menyebar

TUBAN – Kembali merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) membuat Pasar Hewan Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, sepi. ...

EkbisWarna Warni

Tuban Fair 2024 Dimulai, Hari Jadi ke-731 Kabupaten Tuban Semakin Meriah

Tuban – Tuban Fair Tahun 2024 di GOR Rangga Jaya Anoraga Kabupaten Tuban resmi dimulai, Rabu (6/11/2024) sore. Acara yang ...

Leave a Comment