Tambang Ilegal Berkontribusi Merusak Lingkungan, DPRD Tuban Pertanyakan Transparansi Data

Redaksi7

Rapat paripurna DPRD Tuban.

TUBAN – Pertambangan ilegal berkontribusi terhadap kerusakan lingkungan dan berpotensi menyebabkan kebocoran penerimaan pajak daerah. Keberadaan tambang-tambang tanpa izin menjadi perhatian serius DPRD Tuban.

Hal tersebut mencuat dalam rapat paripurna DPRD Tuban, Sabtu (2/8/2025). Dalam forum itu Fraksi Demokrat Amanat Pembangunan mempertanyakan transparansi data aktivitas pertambangan di wilayah Kabupaten Tuban.

Juru Bicara Fraksi Demokrat Amanat Pembangunan DPRD Tuban, Muhammad Ilmi Zada menegaskan pentingnya kejelasan jumlah tambang yang beroperasi. Baik yang telah mengantongi izin resmi, yang masih dalam proses perizinan, maupun yang diduga beroperasi secara ilegal.

“Jumlah yang sudah resmi ada berapa, jumlah dalam proses perizinan berapa, dan jumlah yang terindikasi ilegal berapa,” ujarnya dalam forum paripurna.

Selain data, Ilmi juga meminta penjelasan mengenai langkah konkret Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban dalam menertibkan aktivitas tambang ilegal yang meresahkan masyarakat dan berpotensi merusak lingkungan.

“Kami mohon penjelasan berikut fakta data dan fakta yang terkait,” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban, Budi Wiyana mengatakan bahwa, penerbitan izin pertambangan merupakan wewenang Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim).

“Terkait beberapa data yang diminta akan kita koordinasikan dengan Pemprov. Dalam rapat paripurna selanjutnya akan kami sampaikan jawabannya,” tuturnya.

Budi menambahkan, Pemkab Tuban secara berkala melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan pertambangan, termasuk melaporkan kegiatan tambang ilegal kepada pemerintah provinsi dan aparat penegak hukum.

“Ketika ada tambang ilegal kita melaporkan ke pemprov, dan juga ke aparat penegak hukum,” bebernya.

Budi juga mengungkapkan bahwa fenomena tambang ilegal menjadi perhatian serius pemerintah pusat karena berkontribusi terhadap kerusakan lingkungan dan berpotensi menyebabkan kebocoran penerimaan pajak daerah.(sav/dif)

Ekbis

Ekbis

UTSG Tuban Diprotes Pengusaha Lokal, Lelang Kendaraan dan Alat Berat Tidak Transparan

TUBAN – Proses lelang barang milik PT United Tractors Semen Gresik (UTSG) di Kabupaten Tuban, menuai protes. Lelang puluhan kendaraan ...

Ekbis

Hotel Bintang 4 Pertama Hadir di Tuban, Utamakan Kenyamanan Pengunjung

TUBAN – Hotel bintang 4 terbaik hadir di Kabupaten Tuban. Masyarakat maupun wisatawan Bumi Wali kini memiliki pilihan baru untuk ...

Ekbis

Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, SIG Bantu Pembuatan Pasar Tradisional di Tuban

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban terus membuktikan komitmennya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, utamanya di desa-desa ...

Ekbis

SBI Pabrik Tuban Raih Penghargaan Industri Hijau 2024

Jakarta – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) menjadi satu-satunya pabrik semen yang mendapat penghargaan Industri Hijau dari Kementerian Perindustrian ...

Ekbis

Pasar Sapi Sepi Dampak Wabah Virus PMK Kembali Menyebar

TUBAN – Kembali merebaknya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) membuat Pasar Hewan Desa Margomulyo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, sepi. ...

EkbisWarna Warni

Tuban Fair 2024 Dimulai, Hari Jadi ke-731 Kabupaten Tuban Semakin Meriah

Tuban – Tuban Fair Tahun 2024 di GOR Rangga Jaya Anoraga Kabupaten Tuban resmi dimulai, Rabu (6/11/2024) sore. Acara yang ...

Leave a Comment